Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pramuka. Tampilkan semua postingan

10.11.14

SEMANGATNYA TUH DI SANA (4)



(Episode: Cikal vs M-Scope)

Foto: Majalah Cikal dan M-Scope (dokpri)


Hai, apa kabar adik-adik pramuka? Senang sekali rasanya saya bisa menyapa kalian di episode ini. Saya teringat status fb teman pramuka kalian, Chintyaa Mokodompis yang nangkring di beranda saya (hehehe teman saya juga sih..). Chintyaa menulis, “Indahnya dunia kami. Dunia PRAMUKA ^-^plus satu gambar anak-anak pramuka yang sedang giat berlatih. Tanpa ragu saya langsung memberi like pada status Chintyaa itu. (Thank you Chintyaa, foto kamu sumber ide saya menulis di episode ini).
Apa yang ditulis Chintyaa dalam statusnya itu benar. Dunia pramuka menurut saya penuh dengan beautiful experiences. Suasana penuh kegembiraan, keceriaan, kekeluargaan dan petualangan selalu membingkai di setiap hajatan pramuka. Banyak hal yang bisa kita pelajari di pramuka. Salah satu aktifitas yang menarik adalah menulis.

7.11.14

SEMANGATNYA TUH DI SANA (3)



(Episode: Beautiful Experiences di Giat Tegak) 


Maaf yach. Pada tulisan saya kali ini, saya sedikit lebih serius. Itu karena saya tidak tahu membahas topik ini dimulai dari mana. Hasilnya? Yach, tulisan ini pun terkesan “berat”….
“Berat”? Besi kali hehehe…. Check it out!
Di setiap etape kehidupan manusia selalu ada momen-momen spesial yang mengiringi perjalanan hidupnya. Spesial dalam artian memberi kesan yang membekas di hati dan memberi pengaruh yang signifikan dalam episode kehidupan selanjutnya. Itu yang disebut beautiful experiences. Wah, terkesan rumit bro!

1.10.14

SMAN Madani – SMAN 2 Sigi Biromaru Gelar Collaborative Camp



 Sedikitnya 100 peserta perkemahan yang terdiri dari 26 siswa SMAN Madani Palu, 60 dari SMAN 2 Sigi Biromaru, dan sejumlah guru pendamping ikut dalam Collaborative Camp yang digelar pada 26 s.d. 28 September 2014 di lokasi Bumi Perkemahan Bantaya Kelurahan Kawatuna Palu.
Untuk ketiga kalinya, SMAN Madani dan SMAN 2 Sigi Biromaru terlibat dalam perkemahan bersama. Collaborative Camp  merupakan program kerjasama pramuka di kedua sekolah itu yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota pramuka khususnya yang reguler dalam tekpram (teknik kepramukaan). Tidak kalah penting pula, Collaborative Camp menjadi ajang pembelajaran dan pembentukan karakter para siswa kedua sekolah tersebut melalui pramuka. Tiga karakter utama yang ditumbuhkan melalui ajang ini, yaitu disiplin, kemandirian dan kepemimpinan.

13.9.14

PENAMPAKAN DI POS 8



(Kisah “Cerita misteri”, begitulah kami menyebutnya, terjadi 10 tahun silam. Cerita yang dimuat di buletin pramuka “CIKAL” edisi khusus tahun 2006 ini merupakan flashback “giat tegak” ambalan SMAN 2 Sigi Biromaru medio 2002 s.d. 2006. Postingan sepenggal cerita ini hanyalah sekedar mengenang kembali masa-masa indah pramuka SMAN 2 Sigi Biromaru)

Malam terakhir perkemahan pramuka SMANDU Sigi Biromaru di desa Porame kecamatan Marawola tidak seperti biasanya. Entah mengapa cuaca dingin menyergap menusuk tulang. Beberapa peserta perkemahan tampak menggigil. Pada hal jaket tebal plus selimut panjang membalut tubuh mereka. Kak Aris, pembina pramuka yang terbiasa dengan kondisi ini pun tak kuasa menahan dingin. Beliau sesekali mendekati perapian untuk sekedar menghalau hawa dingin. Beberapa saker mengikuti Kak Aris melakukan hal yang sama.
Di langit, bintang-bintang memancarkan cahaya yang redup. Cukup mengatasi hitamnya malam di lokasi perkemahan. Tak ada tanda-tanda akan turunnya hujan. Sang awan enggan menampakkan keangkuhannya untuk menutupi cahaya lemah sang bintang. Namun semilir sang bayu terus menorobos ke dalam bivak-bivak yang berdinding ranting dari tumbuhan yang diambil di sekitar perkemahan. Malam pun bertambah dingin.
Sesuai skedul, 45 menit lagi akan ada anjangsana pos. Baik saker maupun tamu ambalan memanfaatkan waktu istirahat ini untuk tidur. Piket malam dari saker tetap berjaga-jaga di sekitar perkemahan.

17.8.11

Gerakan “#17an Satu Tujuan”

Luar biasa kreatifitas anak Indonesia. Melalui situs http://www,17an.org, pengguna internet bisa berpartisipasi untuk mengupayakan pengibaran bendera secara digital. Kegiatan yang digelar sejak pukul 00.00 hingga pukul 23.59 nanti (Rabu 17/8/2011) telah menyentakkan rasa nasionalisme kita. Betapa tidak, gerakan nasionalis yang mengajak semua warga Indonesia untuk mengerek bendera melalui SMS dan Twitter telah menjaring partisipan sebanyak 1.643.814 pada pukul 23.01 WIB. Tingginya bendera nantinya tergantung dari jumlah tweet serta sms yang masuk. Ditargetkan pada pukul 23.59, jumlah twit dan SMS mencapai 1.781.945, sesuai tanggal kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.